Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label reading

Harapan untuk RCO

Alhamdulillah.. telah sampailah saya pada tantangan RCO yang terakhr. Sejak awal mengikuti RCO ini saya sudah sangat antusias karena saya pribadi hobi membaca. Menemukan RCO seolah menemukan wadah yang tepat bagi hobi saya. RCO juga membuat saya membaca buku-buku yang tidak biasa saya baca, terutama buku yang memperoleh nobel. RCO membuat saya keluar dari zona nyaman saya. Pada minggu-minggu awal mengikuti RCO, saya bisa tuntas tiada kendala dalam menyelesaikan membaca buku dan menulis tantangan. Mungkin karena buku yang dibaca masih bebas, sehingga saya nyaman dalam membaca dan menuangkannya dalam tulisan. Seiring berjalannya waktu, buku yang dibaca harus sesuai aturan RCO. Nah.. di sinilah tantangannya. Harus bisa mengalahkan malas dan rasa ketidaktertarikan di jenis buku tertentu. Kegiatan RCO ini bagus sekali menurut saya. Seperti istilah “jatuh cinta karena terbiasa”, membaca pun demikian. Kita baru akan merasakan suka membaca, suka terhadap buku tertentu setelah ki...

Dataran Tortilla

Buku ini direkomendasikan salah satu teman RCO, karena saya kebingungan mencari novel yang ditulis oleh nobelis sastra atau novel yang mendapat penghargaan nobel. Minim ide dan koleksi membuat saya membaca novel ini. Sebenarnya inti dari novel ini sepele kalau menurut saya, yaitu tentang rumah dan anggur. Diceritakan bahwa Danny hidup terkatung-katung di jalanan pasca pemberhentian dirinya sebagai tentara. Kemudian ia bertemu dengan Pilon, sahabatnya yang sedang membawa sebotol anggur. Anggur menjadi sesuatu yang sedemikian berharga bagi masyarakat Italia. Sehingga mereka rela menukarkan apa saja hanya demi sebotol anggur. Danny ingin meningkatkan derajat hidupnya, namun ia tak punya ide tentang hal itu. Pilonlah yang kemudian mengingatkan dirinya tentang warisan dua rumah peninggalan sang kakek. Danny pun mengurus warisan tersebut, jadilah ia memiliki dua buah rumah. Kepemilikan rumah cukup membuat ia merasa percaya diri dan dianggap terpandang. Namun, tetap saja Danny ti...

Review Singkat Novel Harry Potter and The Prisoner of Azkaban

Judul Buku : Harry Potter and The Prisoner of Azkaban Penulis: JK Rowling Penerbit: Bloomsbury Jumah halaman: 468 halaman Buku ini mengisahkan tentang tahun ketiga Harry Potter di Hogwarts. Seperti biasanya, Harry selalu mendapat perlakuan buruk dari paman, bibi, dan sepupunya. Kali ini Harry mendapat perlakuan buruk dari Bibi Merge. Merasa tak terima dengan kata-kata Bibi Merge yang merendahkan orang tuanya, Harry refleks menggunakan sihirnya. Harry membuat Bibi Merge menggelembung dan terbang melayang-layang di udara seperti balon. Setelah kejadian tersebut, ia pergi menuju Leaky Claudron dengan menaiki bis. Bis yang dinaiki Harry tentu bukan bis pada umumnya. Begitu sampai di Leaky Claudron, Harry akhirnya bertemu kembali dengan Ron dan Hermione. Saat itu situasi dunia sihir sedang dalam kondisi gawat karena salah satu tawanan penjara Azkaban, Sirius Black berhasil kabur. Sirius Black dikabarkan menjadi tangan kanan Lord Voldemort. Hal tersebut tentu membuat re...

Biografi Singkat JK Rowling

Siapa yang tidak mengenal J.K. Rowling? Ia adalah seorang novelis Inggris yang terkenal bahkan hampir di seluruh dunia. Melalui Harry Potter, ia berhasil menjadi salah satu wanita terkaya di Inggris. Ia menjadi sorotan kesusateraan internasional setelah tiga seri novel pertamanya berhasil menembus daftar New York Times best-seller. Keberhasilan Rowling bukanlah sesuatu yang instan. Di balik kesuksesan tersebut, banyak kepahitan yang harus ia jalani. Berikut biografi singkat J.K. Rowling. J.K. Rowling memiliki nama lengkap Joanne Kathleen Rowling. Ia lahir di Yate, Gloucestershire Utara, Inggris pada tanggal 31 Juli 1965. Saat ini ia tinggal di Barton, Edinburgh, Scotlandia. Ia menempuh pendidikan Bachelor of Arts di Universitas Exeter. Setelah lulus dari Universitas Exeter, pada tahun 1990 Rowling mengajar Bahasa Inggris di Portugal. Kepindahannya ke Portugal mempertemukannya dengan seorang wartawan Portugis, Jorge Arantes. Mereka kemudian menikah dan dikaruniai seorang anak ...

Temanggung Dulu, Sekarang, dan Prospek di Masa Depan

Buku ini berisi sekelumit sejarah Temanggung. Tak banyak sumber yang menguak asal muasal Kabupaten Temanggung. Saya pun belum pernah membaca sumber selain buku ini, karena buku-buku sejarah di sekolah pun tak pernah membahasnya. Buku ini membuat saya lebih paham tentang masa-masa sebelum kabupaten ini berdiri. Proses berdirinya Kabupaten Temanggung ternyata telah melewati berbagai peristiwa sejak zaman kerajaan hingga kependudukan Belanda dan Jepang. Masa kerajaan diawali sejak zaman pemerintahan Kerajaan Mataram Kuno dan ada kaitannya pula dengan raja Rakai Pikatan. Oh.. mungkin itulah benang merah di balik nama kolam renang Pikatan yang terkenal di Temanggung. Sebelum resmi bernama Temanggung, wilayah ini dahulu bernama Menoreh. Mungkin karena letaknya dekat dengan bukit Menoreh di Magelang. Ibukota kabupaten pun dulu di Parakan, bukan di Temanggung. Mengapa ibukota kabupaten dipindahkan? Pada waktu itu muncul pemikiran bahwa Parakan telah ternoda karena menjadi tempat pertump...

Biografi Singkat Muhammad al Fatih

Sultan Muhammad II atau lebih dikenal sebagai Muhammad al Fatih (833 H) adalah salah seorang sultan Kerajaan Utsmani yang paling terkenal. Ia merupakan sultan ketujuh dalam sejarah Daulah Utsmaniah. Ia mendapat gelar al Fatih yang berarti Sang Penakluk. Al Fatih memerintah Daulah Utsmaniah pada umur 22 tahun setelah ayahnya, Sultan Murad II wafat. Al Fatih terkenal sebagai sultan yang adil, cerdas, dan berkepribadian baik. Sebelum menjadi sultan, ia berguru dengan Syekh Al Kaurani. Syekh Al Kaurani terkenal sebagai guru yang tegas. Beliau sangat keras dan tegas dalam mendidik Al Fatih, bahkan tak segan-segan untuk memukulnya. Beliaulah salah satu guru yang mengantarkan Al Fatih pada berbagai cahaya ilmu. Al Fatih sangat tertarik pada pelajaran sejarah dan bahasa, yang selanjutnya sangat membantu Al Fatih dalam menjalani pemerintahannya. Ia sangat peduli terhadap urusan keuangan negara dan pengembangan pemerintah daerah. Ia mencegah pemborosan dan kemewahan, di sisi lain ia menaikk...

Sifat Teladan Muhammad Al Fatih

Malam menjelang. Sayup-sayup terdengar suara jangkrik yang menghuni sepetak kebun di samping rumah. Al menutup seluruh tubuhnya dengan selimut. Beberapa menit kemudian ia buka selimut tersebut. Sesekali ia mengganti posisi tidurnya. Namun, matanya tak juga terpejam. Ia sudah mencoba berbagai cara supaya tertidur. Ia sudah menghitung hingga 100, sudah pula merapal Asmaul Husna. Namun, nihil. Matanya tak juga mau terpejam. Setelah berbagai cara tak berhasil membuat dirinya tidur. Al akhirnya turun dari tempat tidurnya. Berjingkat ia menuju kamar orang tuanya. Kamar sudah gelap, artinya ayah dan ibunya sudah tidur. Al mengetuk pintu kamar dengan ragu-ragu. Agak lama tak ada jawaban. Hingga akhirnya di ketukan ketiga pintu kamar terbuka. “Ada apa, Al?” tanya Ayah setengah mengantuk. “Aku tak bisa tidur, Yah. Maukah Ayah tidur bersamaku? Ceritakan apa saja hingga aku tertidur,” pinta Al sambil memandang ayahnya. Ayah tersenyum dan mengangguk, kemudian  menutup pintu kamar pelan....

Review Novel "I am Sarahza"

Judul buku : I am Sarahza Pengarang : Hanum Salsabila dan Rangga Almahendra Jumlah halaman : 364 halaman Penerbit : Republika Buku ini datang secara tiba-tiba. Tanpa rencana. Tanpa anggaran. Tiba-tiba sampai di pelukan lewat perantara suamiku tercinta. Pulang diklat penulisan buku, ia membawa 4 buah buku yang ia dapatkan secara gratis. Tiga buku ditulis oleh guru yang tergabung dalam satu guru satu buku dan satu buku yang lain karangan Hanum Salsabila berjudul "I am Sarahza". Saya langsung tertarik dengan buku "I am Sarahza". Kebetulan buku ini sempat menjadi perbincangan. Tak dinyana, buku ini tiba-tiba berada di hadapan. Buku ini menceritakan perjalanan Sarahza sebelum hadir di keluarga Hanum dan Rangga. Diceritakan bahwa proses kehadiran Sarahza sangatlah panjang. Berbagai upaya telah dilakukan Hanum dan Rangga demi hadirnya seorang buah hati. Mulai dari cara konvensional hingga bayi tabung yang mengalami beberapa kali kegagalan. Bayi tabung yang menur...

Terancam Sampah Pospak

Sampah memang selalu menjadi permasalahan yang tak kunjung usai. Seolah masalah sampah ini tak pernah putus. Alih-alih dihilangkan, sampah hanya berpindah tempat saja. Sampah yang awalnya berada di lingkungan domestik kemudian berpindah ke TPA. Di TPA sampah menggunung, menimbulkan masalah baru demikian seterusnya. Maka slogan "Buanglah Sampah Pada Tempatnya" saat ini dirasa kurang tepat dan tidak menyelesaikan masalah. Sampah selalu menjadi PR bagi semua masyarakat, tak hanya di negara kita bahkan masyarakat dunia pun mempunyai masalah terkait sampah ini. Masalah sampah yang hendak saya kupas adalah sampah popok sekali pakai (pospak). Pospak hampir pasti menjadi kebutuhan para ibu yang memiliki bayi. Saya sering melihat ibu-ibu membeli pospak dalam jumlah besar. Bahkan para ibu ini rela mengembara ke berbagai supermarket demi diskon pospak. Pospak seolah menjadi kebutuhan primer para ibu yang memiliki bayi dengan dalih menjaga kewarasan. Jika dihitung secara kasar, ke...

Membiasakan Anak untuk Beradab

Adab atau ilmu? Seorang anak hendaknya diajarkan adab dulu atau ilmu? Kalau saya setuju diajarkan adab dulu. Mengapa? Pembiasaan adab membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan sekedar pengetahuan. Setelah anak memiliki adab, proses memperoleh ilmu akan lebih mudah. Anak yang beradab akan memperoleh keduanya yaitu adab dan ilmu. Anak yang berilmu belum tentu mmmpunyai adab. Oleh karena itu, adab menjadi penting dalam mendidik anak. Tulisan ini adalah lanjutan dari formula literasi membaca yang sudah pernah saya terapkan pada siswa kelas 2 SD. Di balik formula literasi yang saya uji cobakan pada mereka, saya menyelipkan beberapa muatan pendidikan karakter seperti budaya antre, saling menghormati, jujur, dan.bertanggung jawab. Harapan saya waktu itu adalah saya bisa mengajarkan mereka adab sekaligus ilmu, seperti kata pepatah sekali merengkuh dayung dua tiga pulau terlampaui. Seperti yang sudah saya tuliskan sebelumnya. Di awal saya membagikan buku cerita yang harus mereka baca l...

Resensi Buku "Rumahku Madrasah Pertamaku"

Judul Buku : Rumahku Madrasah Pertamaku (Panduan Keluarga Muslim dalam Mendidik Anak) Penulis : Dr. Khalid Ahmad Syantut Penerbit : Maskana Media (Imprint Pustaka Rumah Main Anak) Cetakan : kedua, Januari 2019 Jumlah Halaman : 184 halaman Pertama kali melihat iklan masa PO buku ini, saya langsung tertarik untuk memesannya. Saya memang senantiasa tertarik pada buku parenting . Ketidaksempurnaan dalam diri saya membuat saya ingin terus memperbaiki supaya kelak saya bisa mendidik anak-anak sesuai dengan apa yang Allah dan Rasul inginkan. Setelah menunggu selama kurang lebih dua minggu, akhirnya buku ini berada di pelukan saya. Desain dan layout buku yang menarik membuat saya ingin segera membacanya. Kemudian, saya bacalah buku ini, mengalahkan tumpukan buku lain yang belum sempat terbaca. "Rumahku Madrasah Pertamaku" begitulah judul buku ini. Sesuai dengan judulnya, buku ini mengingatkan saya kembali tentang betapa berpengaruhnya lingkungan rumah terhadap karakter a...

Formula Khusus Literasi Membaca

Sebelum berada pada pekerjaan saya yang sekarang, dulu saya sempat mengabdi sebagai seorang guru di kelas rendah. Lebih tepatnya menjadi guru kelas 2 SD. Ada banyak cerita, suka, duka, canda, tawa, bahkan kesal ketika mengajar murid-murid kelas 2 ini. Mengajar anak-anak di lingkungan militer ternyata memberi satu pengalaman lebih yang begitu berharga bagi saya. Rasa pesimis yang sempat hinggap di awal mengajar mereka, perlahan sirna dan berganti dengan harapan-harapan baru. Satu hal yang sangat ingin saya terapkan untuk murid-murid saya. Saya sangat menginginkan mereka gemar membaca. Saya ingin mereka merasakan betapa bahagia menyelam, berimajinasi bersama buku-buku. Saya ingin imajinasi dan pengetahuan mereka bertambah, sekaligus ingin mereka lebih beradab. Keinginan-keinginan itu mulai saya lunaskan perlahan-lahan. Beberapa formula sempat dicoba. Belum berhasil, maka aku akan mencoba dan mencoba lagi hingga menemukan formula yang tepat. Formula gemar membaca ini saya awali de...

Review Little Abid: Aku Rajin Mengaji

Pengalaman pertama membacakan Little Abid untuk Alula. Begitu buku dibuka, Alula spontan tertarik. Bagaimana tidak? Desain buku sangat menarik dan full colour. Buku juga mudah dipegang. Sesuai dengan tangan anak. Tidak terlalu tebal namun tidak mudah sobek. Pokoknya didesain khusus untuk balita. Saya membacakan Little Abid yang berjudul Aku Rajin Mengaji. Bukan karena alasan tertentu, tapi kebetulan aja buku tersebut terletak paling atas. Buku Aku Rajin Mengaji berkisah tentang perjalanan Abid bersama keluarganya ketika naik pesawat terbang. Dikisahkan bahwa Abid penasaran dengan laut yang bisa terbelah. Ia sangat ingin melihat laut tersebut dari atas pesawat. Tahukah laut apa yang dimaksud Abid? Ternyata maksud laut tersebut adalah Selat Gibraltar. Selat Gibraltar ini istimewa sekali karena terdapat pertemuan antara laut air asin dan air tawar, yang membuatnya seolah terbelah jika dilihat dari ketinggian. Pertemuan antara dua laut di Selat Gibraltar ini telah dijelaskan ribua...

Anakku Gila Membaca, Mengapa Tidak?

Semakin canggihnya teknologi tidak akan meredupkan semangat membaca buku. Justru seiring dengan perkembangan zaman, seharusnya minat baca masyarakat mengalami peningkatan. Mungkin hal ini tidak menjadi masalah yang serius bagi negara-negara maju. Namun, menjadi PR bagi negara berkembang khususnya Indonesia. Indonesia termasuk peringkat kedua terbawah dalam lingkup membaca buku. Artinya minat baca masyarakat Indonesia masih sangat rendah. Minat baca yang rendah menyebabkan seseorang kurang antusias dalam memperbaiki dan menambah ilmunya. Orang dengan minat baca yang rendah akan mudah goyah pendiriannya dan mudah percaya pada berita hoax . Orang-orang seperti ini biasanya mudah tersulut emosinya dalam menanggapi fenomena sosial di masyarakat. Minat baca anak akan tumbuh seiring dengan stimulasi yang diberikan orang tuanya. Orang tua yang gemar membaca dapat menjadi teladan utama bagi anak-anak untuk meniru kebiasaan orang tuanya. Bagaimana jika orang tua terlanjur tidak gemar memb...