Langsung ke konten utama

Postingan

Beberapa patah kata untuk kalian

Tiba-tiba teringat setahun yang lalu. Ketika kita bukan siapa-siapa. Ketika kita belum saling mengenal. Belum ada canda dan tawa renyah, belum ada pancaran kebersamaan yang menanguni kita. Aku dan kamu. Ya., dinding perbedaan itu masih begitu lekat. Belum ada kita. Hanya aku dan kamu. Keegoisan pada diri masing-masing masih begitu kental dan empati begitu tipis dan rapuh. Sapa yang hambar dan tawa yang sekejap. Setahun lalu kita masih seperti itu, kawan. Walau dalam payung yang sama namun kita masih canggung untuk saling berpegangan supaya badai tidak menghempaskan kita. Detik demi detik tak pernah berhenti. Seiring laju jam yang terus berdetak tiada henti, kita selalu berusaha menembus dinding yang tebal di sekeliling kita supaya kita dapat dengan mudah berpegangan. Menciptakan empati dalam hati masing-masing dan memecah keegoisan yang membatu. Perlahan dinding itu semakin menipis dan runtuh. Menjadikan kita lebih mudah saling berpegangan dalam payung yang sama. Tak ada lagi aku dan k...

Mom...

Barusan menonton film “Mom”. Nangis bombay dan tak bisa lagi mengatakan apa-apa. Melihat betapa besar kasih sayang seorang ibu kepada anaknya. Betapa cintanya kepada anak tak akan pernah terputus sampai kapanpun. Apapun yang anaknya lakukan, kasih sayang itu tak akan pernah terkikis justru semakin bertambah setiap hari. Ibu., bagaimana bisa ibu melakukan semua itu?. Bagaimana bisa ibu tidak pernah bosan merawat kami, anak-anakmu?. Bagaimana bisa ibu selalu terlihat bahagia di depan kami?. Bagaimana ibu bisa melakukan begitu banyak pekerjaan?. Bagaimana bisa ibu sekuat itu?. Aku sama sekali tidak tahu jawabannya. Aku sama sekali tidak mengerti mengapa ibu bisa melakukan semua itu. Yang aku tahu, ibu selalu membuatku nyaman. Membuatku memiliki tempat bercerita ketika aku pulang. Menjadi alasan ketika aku telah lama tidak pulang ke rumah. Ibu adalah orang yang pertama akan aku cari ketika aku pulang. Ibu yang sangat aku butuhkan untuk menemani liburan. Aku ingin selamanya seperti itu. Ket...

Merekalah yang Senantiasa Menyayangi Kita

Siapa yang senantiasa menyayangi kita? Apakah sahabat? Apakah kekasih? Apakah tetanggamu? Apakah saudara dekatmu?. Bukan.. Dari sekian milyar orang di dunia ini hanyalah mereka yang benar-benar menyayangimu apa adanya. Siapakah mereka? Orang tuamu..!! Orang tua adalah orang yang paling dekat dengan kita. Ibu yang merawat kita. Merelakan sebuah ruang kecil yang hangat dan nyaman untuk kita huni selama 9 bulan dengan ikhlas tanpa mengeluh. Bertaruh nyawa ketika kita sudah waktunya melihat dunia. Ibu tak pernah takut berperang nyawa demi melihat kita bahagia melihat dunia. Ibu akan rela menukar nyawanya dengan nyawa bayi yang dilahirkannya supaya bayinya dapat lahir dengan selamat. Ibu adalah orang pertama yang paling dekat denganmu. Ibu adalah orang pertama yang paling rela berkorban demi bahagiamu. Rela meninggalkan makan ketika kamu tiba-tiba merengek karena buang air. Rela mengorbankan tidur ketika kamu rewel dan tidak mau ditinggal. Ibu tak akan pernah tega melihat anak-anaknya bers...

Kendala Kesehatan di Alam Bebas

Lanjutan dari tips berpetualang di alam bebas. Kali ini tentang kendala kesehatan di alam bebas. Alam bebas ini jauh dari dokter. Jadi segala sesuatu yang terjadi kita harus siap dengan pertolongan pertama terhadap kecelakaan supaya tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan. Nah di bawah ini adalah macam-macam kendala kesehatan di alam bebas dan cara mengatasi., Let's check this..!!! a.        Sengatan Sengatan bisa disebabkan oleh berbagai jenis serangga, binatang laut, kalajengking, laba-laba dan lipan. Biasanya sengatan yang disebabkan serangga kurang berbahaya walaupun tampak bengkak, memerah dan gatal, kecuali sengatan lebah karena ada orang yang sangat peka terhadap sengatan lebah sehingga dapat menyebabkan kematian. Cara menanganinya, keluarkan sengat dari kulit tetapi jangan menggunakan kuku atau memencet bagian yang tersengat karena racun akan lebih banyak masuk. Gunakan mata pisau atau jarum dan dorong ke arah samping. Selanjutnya, balu...

Bagaimana Cara Deterjen Menghilangkan Noda?

Okee.., barusan frustasi gara-gara laptop tua yang mati dan blogku belum sempat posting, padahal tinggal klik TERBITKAN ENTRY!!! . Huaa., tadi udah nulis banyak tapi ngilang gitu aja. Tegaaa.., Tapi jangan larut dalam kesedihan. Mari kita belajar lagi., Belajar., belajar dan belajar...!!! Mencuci pakaian..!! Rutinitas sehari-hari yang tidak boleh ditinggalkan. Karena jika tidak mencuci pakaian atau tidak mengirimnya di tukang laundry maka kamarmu akan menjadi sarang nyamuk dan bau yang tidak sedap akan menghampirimu akibat pakaian kotor yang menumpuk..Hiiiiii.. Umumnya nih., anak kos sudah akrab banget dengan kegiatan cuci mencuci. Bahkan kadang ada ritual khusus mencuci bareng (Itu kalau di kos saya. Bagaimana dengan yang lain??. Haha..). Mencuci tentu gak sembarangan direndam air gitu aja. Mencuci juga butuh deterjen supaya noda-noda di pakaian kotor bisa terangkat. Nah., pernahkah terpikirkan dalam benak kalian bagaimana cara deterjen menghilangkan noda?? Adakah yang bisa men...

Sisi Lain Daging Sapi..

Daging sapi. Kebanyakan orang sepertinya suka dengan daging sapi. Daging ini dapat diolah menjadi banyak sekali variasi masakan. Ada rendang, sate, dibuat campuran sop juga enak. Selain itu daging sapi juga memiliki kandungan protein, vitamin B kompleks, zat besi, lemak dan vitamin lainnya. Unsur-unsur gizi itu penting untuk kesehatan dan dibutuhkan oleh tubuh. Tapi tahukah kamu., bahwa daging sapi tidak selamanya sebaik itu. Terdapat sisi buruk daging sapi terhadap kelangsungan hidup di bumi. Lohh.., Bagaimana bisa??? Sebuah penelitian dari National Institute of Livestock and Grassland Science di Tsubuka, Jepang menyatakan bahwa untuk menghasilkan 1 kg daging sapi emisi gas yang dihasilkan sama dengan menyalakan lampu 100 watt selama 20 hari dan oerjalanan mobil Eropa sejauh 250 km. 1 kg daging sapi = menyalakan lampu 100 watt selama 20 hari + Perjalanan mobil Eropa sejauh 250 km Mengapa?? PBB mencatat bahwa 18 % dari emisi gas rumah kaca dunia disumbangkan oleh industri pe...

Katanya nih, Otak Orang Indonesia Lebih Mahal Loo.. :D

Well.., semangatku kembali lagi setelah tadi pagi sempat ngambeg gara-gara kepikiran sesuatu. Sedang menguras pikiran supaya tidak ngadat dan berhenti di tengah jalan, karena pikiran ngadat itu membuatku sungguh-sungguh terbebani dan rasanya ingin mati. *Lebay dikit... Hahahaha.., Mendekati deadline selalu membuat labil emosiku. Kadang semua serba gak kebeneran dan rasanya pengen marah, pengen diem, males ngomong de el el.. *Maaf untuk tadi pagi yang sempet nyebelin., hehehe Tapi., namanya bukan penyelesaian masalah jika terus menerus bertekuk muka dan sedikit kecewa. Penyelesaian masalah adalah berputarnya kembali roda-roda dalam otak kita untuk terus menerus mau bergerak dan berpikir. Otak kita tidak boleh terlalu kinclong gara-gara jarang digunakan. Walaupun kata orang Barat otak Indonesia lebih mahal (karena jarang dipakai., hihi) dibandingkan orang Jepang, itu seharusnya tidak membuat kita bangga. Kalimat itu sering aku dengar semasa sekolah. Bagi yang cuek dan tidak peduli mu...